Membeli rumah pasti terdapat dalam daftar prioritas para pasangan muda, yang baru menikah. Tapi tentu Anda tahu bila urusan membeli rumah, apalagi untuk pertama kali, bukanlah perkara mudah. Anda perlu sering berdiskusi dengan pasangan, juga mengumpulkan banyak informasi dan mencari beragam tips membeli rumah sebelum memutuskan untuk membeli rumah yang diinginkan. Jangan sampai karena kurangnya perencanaan, hitungan, serta informasi, bangunan yang semestinya menjadi rumah idaman, malah menjadi tempat tinggal yang tidak nyaman.

Ada cara lain yang bisa Anda tempuh jika ingin memiliki rumah pribadi selain membeli atau membangun. Anda bisa merenovasi rumah lama milik keluarga atau membeli rumah bekas kemudian merenovasinya. Selain lebih murah, apalagi dibandingkan dengan rumah di tempat strategis, Anda pun bisa menentukan desain rumah sesuai keinginan. 

Namun untuk merenovasi rumah bekas, Anda harus memperhatikan beberapa hal, mulai dari biaya sampai dengan perkiraan waktu selesainya. Hal ini karena pengerjaan renovasi rumah seringkali tergantung dengan cuaca. Jika hujan, para tukang pasti akan menghentikan pekerjaanya. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak apa saja yang menjadi perhatian jika Anda ingin membeli rumah bekas dan merenovasinya. Berikut dengan estimasi biayanya.

Membeli rumah bekas

Hal pertama yang harus dipikirkan adalah membeli rumah. Sebagaimana membeli rumah baru, membeli rumah bekas juga tidak bisa sembarangan. Pastikan Anda menanyakan beberapa poin ini pada pemilik sebelumnya. 
  • Kelengkapan surat seperti Sertifikat Hak Milik (SHM), Pajak Bumi Bangunan (PBB), serta Izin Mendirikan Bangunan (IMB), sebagai syarat legalitas bangunan.
  • Penyesuaian harga rumah dengan kondisinya.
  • Cari rumah bekas yang kondisinya sesuai dengan budget renovasi Anda.
  • Sejarah rumah, apakah pernah menjadi tempat kejadian kriminal, atau pernah ada sengketa atau tidak.
  • Usahakan membeli dari tangan pertama (tanpa perantara).

Untuk letak atau lokasi rumah, tergantung dari kebutuhan Anda, misal perumahan cibubur. Jika Anda tidak keberatan dengan lokasi rumah yang agak jauh dari pusat kota, maka Anda bisa saja mendapatkan rumah yang luas dengan harga lebih murah. Tapi kalau lokasi merupakan prioritas, biasanya harga rumah akan lebih mahal.


Share To:

Post A Comment:

0 comments so far,add yours