Perkembangan zaman saat ini banyak ditandai dengan kemajuan dari berbagai bidang di dalam  sebuah Negara. salah satunya yakni kemajuan di bidang produksi perfilman. Semakin maju teknologi, maka semakin berkembang pula berbagai macam produksi film di industri perfilman saat ini. Indonesia sudah mampu mengahasilkan banyak karya yang sudah ditonton di dalam negeri maupun di luar negeri. Salah satu karya sering menjadi konsumsi masyarakat Indonesia sehari-hari adalah FTV. 

Pengertian FTV
FTV yang merupakan kepanjangan dari film televisi, merupakan film yang diproduksi oleh dunia perfilman untuk stasiun televisi atau untuk rumah produksi, yang berdurasi kurang lebih 120 menit hingga 180 menit. Tema yang diangkat dalam FTV sangatlah beragam seperti tema remaja, tragedi kehidupan, agama dan cinta. Tayangan ini termasuk kategori movie drama jika berdasarkan dari kriteria lembaga rating AC Nielsen. Selain itu FTV dinilai menjanjikan, sebab sebagai salah satu tayangan yang dapat meraup rating untuk stasiun televisi itu sendiri. Tak heran jika setiap hari (pagi, siang, sore, dan malam) SCTV selalu menyajikan FTV, karena SCTV ini memiliki program FTV terbanyak dibandingkan stasiun televisi yang lainnya. Anda dapat menonton FTV SCTV terbaru setiap harinya di televisi swasta yang satu ini.

Program FTV yang ada di beberapa stasiun televisi swasta pastinya memiliki konsep yang berbeda-beda. Jika SCTV sering menayangkan FTV bergenre romansa atau kisah cinta anak muda, MNC TV cenderung lebih ke arah cerita rakyat, legenda, ataupun tentang suatu kerajaan. Berbeda lagi jika itu indosiar maupun lainnya.

Perbedaan FTV Dengan Film

Antara film televisi (FTV) dengan film layar lebar ini memiliki beberapa berbedaan. Yang pertama, jelas penempatan segmentasinya. FTV sering terjeda karena banyaknya iklan yang lewat, dan visualnya tidak se-ekstrim film layar lebar karena mempertimbangkan layar televisi yang cenderung lebih sempit. Berbeda dengan film layar lebar, film layar lebar terus menyambung tanpa dijeda oleh iklan. Juga tayangan visualnya yang cenderung lebar, tidak sesempit layar televisi. 

Menyangkut biaya produksi, film televisi dan film layar lebar sangatlah berbeda. Film televisi lebih ketat dalam biaya produksinya, juga tokoh yang dihadirkan cenderung sedikit. Sedangkan film layar lebar biaya produksi yang digelontorkan lebih besar ketimbang film televisi. Dan tokoh yang dihadirkan oleh film layar lebar juga sangat bervariasi, terkadang tak tanggung-tanggung tokoh yang dihadirkan demi menciptakan film layar lebar yang bagus dan berkualitas. 

Namun dalam pengerjaannya, film televisi dan film layar lebar sama-sama sulit. Film televisi memiliki tantangan yang harus dilewati, yakni harus menjaga kualitas film yang diproduksi, jam tayang, promosi, dan karakter harus selalu menarik dan segar. Serta tidak lupa memenuhi dan mewujudkan keinginan para penonton seperti plot cerita yang dihadirkan. 

Judul yang dihadirkan oleh film televisi juga tidak terlalu rumit-rumit sekali. Yang penting adalah judul mampu menarik para penonton. Contohnya judul tayangan FTV SCTV seperti gebrak cinta soto daging, Kesandung cinta pengamen cakep, naksir anak pak ustadz, kucangkul hatimu dengan cinta, dan masih banyak judul yang menarik lainnya. Kalian dapat nonton FTV SCTV terbaru lewat channel Tv masing-masing. Melihat masih banyaknya FTV yang diputar hingga saat ini, itu menandakan bahwa FTV memiliki pasar dan penggemarnya sendiri. Apalagi FTV terus menghadirkan aktor dan aktris baru yang tampan dan cantik.

Share To:

Post A Comment:

0 comments so far,add yours